Ku tatap awan langit merah jinggaHarapan dan keinginan membias pudarKu langkahkan asa,jalan terjal berbatuSendiri dalam dunia semu,membisu
Terpaku dalam tegar ku merintih Sakit di hati seakan nyataCoba tuk palingkan mukaNamun sunyi menyapa ku lirih
Senandung melodi yang selalu samaKemana hilangnya cinta yang di agung-agungkan Terkikis waktu dalam kenestapaanSejuta duka laksana embun di kelamnya pagi
Author : REZA MUSTOPA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar